Home Berita Lantik Pejabat Baru, Menparekraf Berharap Terjadi Akselerasi Pembangunan Pariwisata

Lantik Pejabat Baru, Menparekraf Berharap Terjadi Akselerasi Pembangunan Pariwisata

by asperwi1

Asperwi – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berharap para pejabat yang baru saja dilantik di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf dapat mengakselerasi dan menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya dalam memenuhi target mobilisasi wisatawan nusantara pada 2023 sebesar 1,2 miliar-1,4 miliar pergerakan.

Menparekraf Sandiaga saat memberikan amanat dalam acara pelantikan yang berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta, Senin (13/10/2023) sangat mengharapkan agar para pejabat publik dapat memberikan kontribusi nyata bagi negeri. Salah satunya melalui penciptaan lapangan kerja dan tentunya menggerakkan sektor pariwisata yang baru saja bangkit dari pandemi.

“Saya sangat optimistis karena target-target di akhir tahun ini kelihatannya semua sudah dapat tercapai. Tapi ada beberapa target yang perlu penguatan. Dan salah satunya adalah pariwisata nusantara,” kata Sandiaga.

Data menunjukkan pada Agustus 2023 kunjungan wisatawan mancanegara sudah mencapai angka 7,4 juta. Dengan pencapaian ini, terlihat bahwa akhir tahun kunjungan wisatawan mancanegara akan meningkat 20 persen atau diproyeksi mampu mencapai di atas 10 juta pergerakan.

Namun di sisi lain, kunjungan wisatawan nusantara per Juni 2023 masih di bawah 500 juta pergerakan. Sementara tahun ini Kemenparekraf diberi target pergerakan wisnus harus di atas 1 miliar pergerakan.

“Ini yang perlu kita sosialisasikan, kita masifkan, dan kita pastikan cara perhitungannya yang tepat agar kebangkitan ini bisa memberikan dampak yang luas bagi masyarakat,” kata Sandiaga.

Menurut Sandiaga upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan pariwisata yang berkualitas melalui pengemasan sebuah perjalanan yang mengesankan bagi wisatawan. Hal ini akan membuat mereka mau tinggal atau menginap lebih lama sehingga berdampak pada ekonomi lokal, UMKM terberdayakan. Namun tentunya harga tiket perlu ada relaksasi agar lebih terjangkau.

“Itu menjadi tantangan untuk kita pastikan solusinya di dua bulan terakhir sebelum tutup tahun,” ujar Sandiaga.

Karenanya, ia menekankan agar seluruh pejabat di Kemenparekraf/Baparekraf harus mampu bekerja secara cepat dan bekerja secara tepat. Juga adaptif, inovatif, dan kolaboratif dalam koridor akuntabilitas.

“Cepat tapi nggak ngawur, cepat tapi bisa dipercaya secara teratur, dan tentunya setiap pekerjaan yang dilakukan harus bisa dipertanggungjawabkan. Kita harus pastikan bahwa program-program yang telah dirancang di awal tahun tuntas sesuai target, bahkan lebih menjelang akhir tahun ini,” kata Sandiaga.

Para pejabat yang dilantik meliputi Pejabat Fungsional berjumlah satu orang yakni Adyatama Kepariwisataan dan Ekraf Ahli Utama Kemenparekraf/Baparekraf, Noviendi Makalam; dan Direktur Politeknik Pariwisata Bali, Ida Bagus Putu Puja.

Kemudian Direktur Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) sejumlah dua orang yaitu Direktur Destinasi Pariwisata BPOB, Neysa Amelia; dan Direktur Pemasaran Pariwisata BPOB, Harfiansa Bimantara.

Lalu ada empat Kepala Divisi Badan Pelaksana Otorita. Yaitu Kadiv Aksesibilitas dan Infrastruktur BPO Danau Toba, Malida Girsang; Kadiv Aksesibilitas dan Infrastruktur BPOB, Veronika Juwita Hapsari; Kadiv Pengembangan Bisnis Pariwisata BPOLBF, Yoserizal; dan Kadiv Pemasaran Pariwisata Mancanegara BPOLBF, Shesar Adriawan.

Dan terakhir Pejabat Pengawas Poltekpar Palembang yaitu Kasubbag Adm. Akademik dan Kemahasiswaan Poltekpar Palembang, Wisanggeni Agus Priyanto.

I Gusti Ayu Dewi Hendriyani
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Related Articles

Leave a Comment

-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00